Kabar gembira datang dari Universitas Diponegoro (UNDIP) yang sukses memborong gelar Juara 1 Nasional di ajang bergengsi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2025.
Untuk kategori Diploma/Vokasi, gelar prestisius ini diraih oleh Callysta Najmi Raissa, mahasiswi Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi UNDIP. Kemenangan ini, ditambah dengan Juara 1 kategori Sarjana/Akademik oleh Felicia Hestiawan, menegaskan kualitas dan konsistensi UNDIP dalam mencetak talenta-talenta terbaik di seluruh jalur pendidikan.

Sorotan Prestasi dan Profil Mahasiswa
Callysta, mahasiswi semester 7 TRKI yang saat ini sedang menjalani Magang Industri di IBR (Indonesia Bharata Rayon) Purwakarta, membuktikan bahwa pendidikan vokasi adalah jalur utama yang relevan dan berdaya saing tinggi. Kemenangannya di Pilmapres, yang salah satunya ditopang oleh penelitian inovatifnya di bidang food technology.
Kinerja Callysta menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi, yang ditempa untuk menguasai keterampilan praktis (hard skill) sekaligus memiliki karakter kuat dan adaptif, mampu melahirkan gagasan dan karya yang berdampak besar di tingkat nasional, bahkan siap menghadapi tantangan era Industri 4.0.
Komitmen Kuat UNDIP untuk Vokasi Ideal
Prestasi Callysta Najmi Raissa menjadi inspirasi sekaligus dorongan bagi Sekolah Vokasi UNDIP untuk terus memperkuat sistem pendidikan vokasional yang mereka yakini ideal, berpegang pada empat pilar utama:
- Kolaborasi Industri: Kurikulum yang selalu diperbarui, memastikan relevansi dengan kebutuhan dunia kerja (seperti pengalaman Magang Callysta di IBR).
- Teaching Factory (Tefa): Proses belajar sambil menghasilkan produk dan solusi nyata, mencerminkan pengalaman riset Callysta yang aplikatif.
- Global Mindset: Mendorong sertifikasi internasional, magang luar negeri, dan jejaring global untuk lulusan yang berdaya saing internasional.
- Pembentukan Karakter: Fokus tak hanya pada keterampilan teknis, tetapi juga integritas, etos kerja, dan tanggung jawab sosial.
Dekan Sekolah Vokasi menegaskan bahwa dukungan penuh Rektor UNDIP, termasuk dalam pembangunan berbagai teaching factory dan pusat vokasional, telah menjadi kunci utama. Sinergi ini mempertegas posisi jalur vokasi sebagai jalan strategis untuk memperkuat daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) nasional, bukan sekadar pilihan alternatif.
Kisah Callysta—mahasiswi TRKI yang unggul dalam riset food technology dan magang di industri kimia—diharapkan menjadi cambuk semangat bagi seluruh lembaga pendidikan vokasional di Indonesia untuk berbenah dan menunjukkan potensi terbaiknya.