Mahasiswa TRKI UNDIP Raih Juara 2 PLN SustainAction 2025 Lewat Energi Bersih dari Mikroalga

Tiga mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Universitas Diponegoro angkatan 2024, yakni Firna Alfinatunnaimah, Bagja Maulana, dan Dzaqy Kafa Al Faza, berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 2 dalam ajang PLN SustainAction 2025 pada kategori Inovasi Solusi Perubahan Iklim. Tim ini mengajukan gagasan visioner bertajuk “BIO-AIGA CELL KAPOTA”, sebuah konsep pengembangan energi bersih berbasis mikroalga lokal untuk penerangan rumah tangga di wilayah pesisir.

Ide tersebut berfokus pada pemanfaatan kemampuan fotosintesis mikroalga untuk menghasilkan energi listrik melalui sistem reaktor biofilm yang dirancang secara efisien. Melalui pendekatan ini, energi terbarukan diharapkan dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat pesisir dengan biaya rendah dan dampak lingkungan minimal.

Rencana kegiatan meliputi riset dan pembuatan prototipe BIO-AIGA CELL, mulai dari perancangan reaktor, pemilihan strain mikroalga berfotosintesis tinggi, hingga pengujian kinerja biofilm. Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan masyarakat mengenai budidaya mikroalga, perawatan sistem, dan manajemen energi rumah tangga untuk mendorong kemandirian energi di tingkat desa.

Melalui kompetisi ini, tim BIO-AIGA CELL KAPOTA berhasil meyakinkan dewan juri atas potensi aplikatif dan dampak sosial dari ide mereka. Sebagai bentuk apresiasi, PLN SustainAction 2025 memberikan pendanaan implementasi agar gagasan tersebut dapat direalisasikan di lapangan. Dalam tahap pengembangan selanjutnya, tim akan melaksanakan riset lanjutan dan uji coba awal dengan bimbingan dari Abdullah Malik Islam Filardli, S.T., M.T., dosen pembimbing dari Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Vokasi UNDIP.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi civitas akademika UNDIP sekaligus bukti bahwa mahasiswa TRKI mampu menghadirkan ide inovatif yang selaras dengan prinsip energi bersih, ekonomi berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat pesisir ujar Kaprodi TRKI SV UNDIP, Dr. Mohamad Endy Julianto, St, MT dengan rasa syukur. Ke depan, implementasi BIO-AIGA CELL KAPOTA diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi pengembangan teknologi energi terbarukan di berbagai daerah di Indonesia.