Mahasiswa UNDIP Juara! Sulap Limbah Tulang Bandeng jadi Minuman Effervescent Inovatif

Tim mahasiswa Universitas Diponegoro berhasil meraih Juara 3 Kategori Essay dalam ajang National Essay Competition Science Week 2025 yang diselenggarakan pada 27–28 September 2025 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh HMP Pendidikan Fisika Grafitasi UNS ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk beradu gagasan dan inovasi.

Keberhasilan ini lahir dari kerja keras dan kolaborasi apik tim Universitas Diponegoro yang diketuai oleh Sigit Pramana, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi, bersama dua anggota, yaitu Nurfi Misyka dari Program Studi Teknik Kimia dan Naura Fitri dari Program Studi Teknologi Pangan. Kolaborasi lintas disiplin ini melahirkan inovasi berupa minuman effervescent berbahan dasar limbah tulang ikan bandeng yang diformulasikan sebagai sumber kalsium alami untuk meningkatkan kesehatan tulang.

Pemanfaatan limbah tulang ikan bandeng dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di masyarakat pesisir dan kandungan kalsiumnya yang tinggi. Selama ini, limbah tersebut sering terbuang tanpa pemanfaatan yang optimal. Melalui proses pengolahan yang tepat, tim Universitas Diponegoro berhasil mengubahnya menjadi produk effervescent yang praktis, ekonomis, ramah lingkungan, sekaligus memberikan nilai tambah pada limbah perikanan.

Prestasi ini mendapat dukungan penuh dari Kaprodi TRKI, Dr. Mohamad Endy Julianto, S.T., M.T., yang memberikan apresiasi atas capaian mahasiswanya. “Kami bangga atas keberhasilan tim yang berhasil mengharumkan nama UNDIP. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi mahasiswa dari TRKI, Teknik Kimia, dan Teknologi Pangan mampu melahirkan inovasi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Semoga capaian ini dapat memacu semangat mahasiswa lain untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Sebagai ketua tim, Sigit Pramana turut menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Kami berangkat dari pemikiran bagaimana mengolah limbah tulang ikan bandeng yang selama ini kurang dimanfaatkan, padahal memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Dari situ, kami mencoba merumuskan produk effervescent yang sederhana, aplikatif, namun tetap bernilai kesehatan. Harapannya, inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tulang, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan,” ungkapnya.

Keberhasilan meraih Juara 3 Essay di ajang National Essay Competition Science Week 2025 semakin mempertegas komitmen Universitas Diponegoro dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan global. Dengan semangat kolaborasi lintas disiplin, tim Universitas Diponegoro membuktikan bahwa generasi muda dapat menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.