TUK Rekayasa Kimia Industri Telah Berhasil Melaksanakan Witness Untuk 2 Skema Sertifikasi Disaksikan Langsung Asesor BNSP

Semarang, 5 Juli 2025—Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan witness untuk seluruh skema sertifikasi yang masuk dalam penambahan ruang lingkup, termasuk dua skema sertifikasi pada program studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri. Kegiatan witness ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan kualitas dan relevansi pendidikan di bidang teknologi rekayasa kimia, yang sejalan dengan perkembangan industri terkini.

Adapun dua skema yang diajukan dalam kegiatan witness kali ini adalah:

  1. Skema Klaster Pembuatan Biodiesel
  2. Skema Klaster Pengelolaan Produksi pada Bidang Teknologi Operasi dan Proses Kimia Berbasis Agro

Skema Klaster Pembuatan Biodiesel

Skema ini bertujuan untuk memberikan sertifikasi kepada tenaga kerja yang terampil dalam bidang pembuatan biodiesel. Dengan berkembangnya industri energi terbarukan, khususnya biodiesel, sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja yang kompeten dan siap bekerja di sektor energi terbarukan, serta mendukung pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.

Pembuatan biodiesel menggunakan bahan baku nabati atau minyak bekas yang diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan ini sangat relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin menuntut produk-produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui skema sertifikasi ini, para profesional di bidang ini akan memperoleh pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional.

Skema Klaster Pengelolaan Produksi pada Bidang Teknologi Operasi dan Proses Kimia Berbasis Agro

Skema ini dirancang untuk memberikan sertifikasi kepada para profesional yang memiliki kemampuan dalam mengelola dan mengoptimalkan proses produksi di bidang teknologi operasi dan proses kimia berbasis agro. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan produk berbasis pertanian dan agroindustri yang efisien dan berkelanjutan, skema ini menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa tenaga kerja di sektor tersebut memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri.

Program studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro telah melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa skema sertifikasi ini relevan dengan kebutuhan industri dan dapat meningkatkan daya saing lulusan dalam dunia kerja. Dengan adanya kegiatan witness ini, diharapkan agar proses sertifikasi dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh LSP dan menghasilkan tenaga kerja yang berkompeten serta siap pakai di sektor industri terkait.

Kegiatan witness ini merupakan bagian dari evaluasi dan verifikasi proses sertifikasi yang dilaksanakan oleh LSP. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah konkret untuk menghasilkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dalam bidang rekayasa kimia, khususnya di sektor pembuatan biodiesel dan pengelolaan proses kimia berbasis agro. Hal ini juga merupakan bentuk kontribusi Universitas Diponegoro dalam menciptakan SDM yang berkualitas, siap bersaing di tingkat global, dan mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kegiatan witness ini, LSP Undip turut memperkuat jalinan kerjasama dengan berbagai industri dan sektor terkait untuk memastikan bahwa skema sertifikasi yang diajukan senantiasa relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar tenaga kerja. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Diponegoro berkomitmen untuk mencetak tenaga profesional yang berkualitas di berbagai bidang, salah satunya di bidang teknologi rekayasa kimia industri. LSP ini berfungsi untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja yang relevan dengan kebutuhan industri serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.