Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Universitas Diponegoro (UNDIP), Dewa Made Arjuna Ararya, berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet 2 medali di ajang Kejuaraaan Open Nasional Shorinji Kempo Piala Koni Kota Semarang Tahun 2024 yang digelar di Auditorium Imam Bardjo, kampus UNDIP Peleburan Semarang, 25-27 Oktober 2024. Kejuaraan Open Nasional Shorinji Kempo Piala KONI Kota Semarang 2024 menjadi ajang bergengsi bagi para atlet beladiri Shorinji Kempo dari berbagai daerah di Indonesia. Event ini tidak hanya menyajikan kompetisi seru, tetapi juga menunjukkan semangat juang dan persatuan antar atlet yang berlatih keras untuk meraih prestasi. Kejuaraan Shorinji Kempo Piala KONI Kota Semarang 2024 berlangsung dengan meriah dan diikuti oleh puluhan atlet dari berbagai klub dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Pada Kejuaraan ini, Dewa berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Embu Pasangan Putra Kyu 2-1, serta Juara 2 di kategori Randori Putra Kelas 60 Kg. Keberhasilan Dewa tidak lepas dari kerja keras dan latihan intensif yang ia jalani dalam menghadapi kompetisi-kompetisi tersebut. Menurut Dewa, prestasi ini adalah hasil dari ketekunan dan disiplin yang diterapkannya dalam setiap aspek kehidupan. “Saya selalu berusaha untuk mengatur waktu antara studi dan latihan, karena saya percaya bahwa keduanya bisa berjalan seimbang. Dalam olahraga, seperti halnya di dunia akademik, dibutuhkan komitmen dan semangat untuk terus berkembang,” ungkap Dewa. Hal ini menunjukkan bagaimana mahasiswa TRKI UNDIP dapat berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga di luar kelas, membuktikan bahwa kualitas mahasiswa UNDIP tidak hanya terlihat dari nilai akademik semata.

Prestasi yang diraih oleh Dewa juga memberikan dampak positif bagi citra Universitas Diponegoro secara keseluruhan. “Prestasi Dewa memberikan contoh konkret bahwa mahasiswa UNDIP memiliki potensi untuk bersinar di berbagai bidang, tidak hanya terbatas pada bidang keilmuan. Hal ini tentu saja menjadi kebanggaan kita bersama, karena semakin mempertegas bahwa UNDIP adalah kampus yang menghasilkan lulusan yang siap berkompetisi, baik di dunia profesional maupun dalam kegiatan non-akademik,” tambah Mohamad Endy. Keberhasilan Dewa Made Arjuna Ararya diharapkan dapat menjadi inspirasi dan memotivasi mahasiswa TRKI UNDIP lainnya untuk terus berprestasi, berkontribusi, serta membawa nama baik kampus hingga ke tingkat nasional. Semoga semangat juang yang ditunjukkan oleh Dewa dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk tidak hanya menjadi yang terbaik di bidangnya, tetapi juga berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan negara.